3 Miliar Dana Bagi Hasil PT Star Energi Untuk 13 Desa di Kecamatan Kalapanunggal dan Kabandungan

 2021-06-12 07:35:24


TatarSukabumi.ID - PT Star Energi di tahun 2020 menggelontorkan uang sebesar 6 Miliar sebagai dana bagi hasil sumber daya alam (DBH SDA) Produksi Panas Bumi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi.

Hal ini diungkap Kepala Bidang Energi Sumber Daya Mineral dan Fasilitasi pada Dinas Perindustrian Energi Sumber Daya Manusia (DP-ESDM) Kabupaten Sukabumi, Yana Chepiana.

Kepada TatarSukabumi.ID Yana mengatakan, anggaran dana bagi hasil produksi panas bumi tahun 2020 senilai 6 milyar ini, sebesar 50 persen (3 Miliar) disalurkan kepada 13 Desa di dua kecamatan yang berada dekat dengan lokasi PT Star Energi yakni Kalapanunggal dan Kecamatan Kabandungan.

Lebih jauh menurutnya, ESDM Kabupaten Sukabumi memberi support dan menaruh perhatian kepada Pemerintah Desa dalam hal pelaksanaan dan realisasi kegiatan yang bersumber dari anggaran tersebut, agar sesuai perencanaan, dapat dipertanggung jawabkan, sesuai prinsip pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

"Untuk pemanfaatan anggaran 2020 dan 2021 sebagian besar sudah direalisasikan. Masih didominasi pada pembangunan infrastruktur dan rutilahu," ungkap Yana di di kantor DPESDM komplek GOR Cisaat Kabupaten Sukabumi, Jum'at (11/6).

BACA JUGA : Kapolri Akan Tegur Kapolda dan Kapolres yang Belum Tindak Tegas Premanisme

Selanjutnya di tahun 2022 mendatang, sambung Yana, difokuskan agar 13 desa dalam perencanaan penganggaran bonus produksi diharapkan bisa membantu merealisasikan target kinerja Bupati dan Wakil Bupati.

"Selain itu kami memberikan pemahaman. Pemdes melakukan perencanaan pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 secara maksimal, sebagian anggaran tersebut dapat digunakan membantu pengembangan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan," jelas Yana.

Selanjutnya Yana menyebut, apresiasi diberikan kepada Pemerintah Desa Gunungendut kecamatan Kalapanunggal, bantuan keuangan ini dimanfaatkan untuk penataan potensi wisata desa.

"Dengan dimanfaatkannya anggaran ini untuk penataan wisata Gunung Wayang, menurut kami berpotensi meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar, itu pun harus benar dan serius dalam pengelolaannya. Jangan sampai (objek wisata) hanya berjalan sementara waktu saja," tukasnya.

Sementara itu, Kepala DP-ESDM Kabupaten Sukabumi, Aam Ammar Halim menyebut Pihaknya mengaku tidak secara langsung terlibat dalam pengelolaan uang anggaran dana bagi hasil produksi panas bumi dari PT Star Energi.

"Tupoksi Kita, hanya sebatas teknis saja untuk anggaran sepenuhnya di BPKAD dan Bappeda, untuk lebih jelasnya silahkan ke bidangnya," ungkap Aam Ammar Halim.(*)

 

Source : tatarsukabumi.id


Top