DPESDM Kabupaten Sukabumi Lirik IKM Kreatif, Olah Sayuran Lebih Bernilai Ekonomis

 2019-12-17 10:23:31


SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Perindustrian dan Energi Sumber Daya Mineral (DPESDM) Kabupaten Sukabumi punya sudut pandang lain untuk mengembangkan potensi Industri Kecil dan Menengah (IKM), yang terinspirasi dari penjual bakso.

Belum lama ini, DPESDM Kabupaten Sukabumi bekerjasama dengan pemerintah Kecamatan Caringin dan Desa Pasir Datar Indah menggelar pelatihan aneka olahan pangan dari bahan baku sayuran. Sedikitnya 30 orang peserta diberi pembekalan tata cara mengolah kerupuk wortel, sari buah wortel, saus tomat, saus cabai, sambal, cabai kering, sirup tomat, sari buah tomat, nugget sayuran dan produk sayuran lainnya. 

"Saya tidak tahu angka pasti berapa jumlah pedagang bakso dan mie ayam. Yang saya heran, kenapa tidak ada orang Sukabumi yang berinisiatif membuat saus ataupun sambal untuk memenuhi kebutuhan para pedagang bakso," kata Kabid Industri DPESDM Kabupaten Sukabumi, Yana Chefiana membuka pembicaraan.

Aneka olahan sayuran yang disulap menjadi saos dan sambal dari IKM, di kegiatan pelatihan aneka olahan pangan dari bahan baku sayuran DPESM Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto: Istimewa

Kondisi tersebut, masih kata Yana, yang memicu DPESDM Kabupaten Sukabumi menggaet kerja sama dengan Kecamatan Caringin untuk membuat pelatihan aneka bahan baku sayuran menjadi barang konsumsi yang lebih memiliki nilai ekonomis.

"Para pembuat baso berikut pedagangnya didominasi oleh warga pendatang, begitupula saus dan sambelnya di datangkan dari luar daerah. Padahal Kabupaten Sukabumi memiliki potensi yang melimpah untuk membuat saus maupun sambal," sambungnya.

Rencananya, para peserta yang ikut pelatihan akan mendapat bantuan permodalan apabila mampu menunjukan produknya. Sumber permodalan bisa didapat dari dana pemberdayaan desa, penyertaan modal BUMDes, maupun dari sumber lain seperti CSR ataupun KUR dari perbankan.   

Informasi yang dihimpun, para peserta juga dilatih pengolahan limbah sayuran untuk dijadikan pakan kelinci maupun domba dengan cara dibuat silase. Bahkan diajari pula membuat pellet untuk kelinci berbahan baku sayuran. 

"Pengolahan limbah menjadi bahan pakan ternak merupakan upaya lain DPESDM untuk mendorong pemenuhan kebutuhan pupuk bagi sayuran, serta meningkatkan pendapatan dari usaha ternak tanpa harus mengambil rumput setiap hari," tutup Yana.

 

Source : sukabumiupdate.com

https://sukabumiupdate.com/detail/sukabumi/ekonomi-dan-bisnis/54136-DPESDM-Kabupaten-Sukabumi-Lirik-IKM-Kreatif-Olah-Sayuran-Lebih-Bernilai-Ekonomis


Top